Bocah Gunungkidul

​Kami adalah anak dari mimpi mimpi

Mengalir bersama sungai sungai yang kering saat kemarau
Dihanyut angin bersama bunga pohon jati
Hidup kami indah dalam keterbatasan
Senyum kami abadi dalam ironi
Kami adalah bayang hitam dibawah matahari
Yang hidup , mati, menangis dan tertawa dibawah badai
Surga bagi kami sangat sederhana
Surga kami begitu indah
Tak pernah bisa diukur dengan materi
Karena surga kami tak ternilai

Kami hidup dalam mimpi mimpi para pemberani 
Yang bertahan dalam gerus udara panas
Dan gelombang selatan
Kerikil tajam yang melukai kaki kami yang telanjang
Tak mampu surutkan langkah
Karena Tuhan telah berjanji pada kami
Setelah jalan kerakal berdebu ini
Pantai pasir putih telah menanti

Advertisements