Puisi Tahun Lalu

Aku memandangmu dari satu sisi
Gelap di ujung hati
Tertutup rapat dan sepi
Hujan bulan September
Mengiringi langkah
Menuju damai
Hingga kulihat langkah
Yang membuat ku terpaku
Kulihat pemilik langkah
Kutegakkan kepala
Kudapat Mata
Dan Tuhan menghentikan waktuNya
Untukku

Hujan bulan September
Menjatuhkan hati yang sedang berkembang
Membuat hari penuh senyuman
Dingin dan mendung jingga
Menjadi begitu berwarna
Hingga hari berganti
Terasa begitu nyata

Hujan bulan September ini
Menjatuhkanku
Bukan pada bunga tahun lalu
Hanya dalam kenyataan yang membiru


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s