Racau Kacau

Bagaimana ini
Pohonku tak lagi berbuah manis
Hanya putik yang berguguran
Dan bunga bunga yang berceceran
Apakah ia akan mati?
Atau hanya kurang gizi?

Seperti penyanyi yang kehilangan suara
Penyair juga kehilangan sajaknya
Seolah Tuhan mencabut semua kemampuannya

Entahlah
Mengapa kata seperti menghindar
Dan sulit untuk menghidupkannya
Sekali berbunga syairku berbuah tawa
Mencari inspirasi sampai frustasi
Tapi apa?
Hanya racauan lain dalam mimpi

Ya Sudahlah.

Amatir!!
Dasar penyair amatir kurang gizi!!!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s