What you don’t Understand

Aku sendirian
Masih mencari lembar kertas baru untuk dicoret
Untuk menandai petualanganku di sini
Membekukan momen dalam puisi
Mengabadikan kenangan dalam tulisan
Dan mencoba mengingat Apa yang seharusnya kujadikan pelajaran
Yang mungkin bisa kubagi

Aku berteman sepi
Hanya derik jangkrik dan uhu pungguk
Yang menyuarakan gaung ketenangan
Di belantara hidup
Dan lingkaran manusia sekitar
Aku masih disini
Ruang sempit di pojok
Mencoba merenda kata agar jadi bermakna
Aku senang dalam tenang
Kutulis kaitan huruf yang tak kunjung bermakna
Kuulangi kalimat semu yang tercipta
Sama saja.
Kurobek halaman bukuku
Mencoba menulisinya kembali
Argh. Sudahlah.
Apapun itu,
Kau takkan pernah mengerti.

-khu

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s