Hujan dan Sepotong Senyuman

Hujan
Hari ini hujan
Tak deras memang
Hanya rintik kecil
Namun tak dapat juga disebut gerimis
Hujan ini membuatku kembali
Kepada satu  waktu dalam memori

Hanya dalam kepalaku
Hanya dalam hatiku
Mungkin dinginnya Siang itu
Membekukan senyummu
Dalam kepalaku
Sekali lagi dalam hatiku

Bertahun kemudian
Tak banyak yang kutau tentang senyum itu
Selain ribuan kata yang tak terucap
Ratusan kalimat dalam puisi
Yang  karena sebuah kepengecutan
Tak berani kusebutkan
Hanya untaian kata dalam sujudku pada Nya
Berharap dapat menjaga dari jauh
Melalui tangan Nya

Yang kutau
Engkau baik saja
Kuharap.

Biarlah selamanya bisu
Biarlah selamanya tak terdengar
Biarlah selamanya tersembunyi
Biarlah selamanya terkubur dalam
Biarlah selamanya  menjadi mimpi
Biarlah selamanya dirimu menjadi
Bintang yang kulihat setiap langit cerah
Biarlah selamanya dirimu menjadi lagu
Yang kunyanyikan bersama hujan.

Biarlah hujan membawaku kembali
Biarlah hujan mengabadikan memori
Biarlah hidup berlalu bersama waktu
Biarlah senyum hidup dalam aku
Menjadi bagian dalam kenangan tentang hujan
Aku tak ingin melupakanmu.

-khu

Advertisements

One thought on “Hujan dan Sepotong Senyuman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s